Kamis, 21 Maret 2013

rinduku dahulu, begitu..



dalam hening rindu, sering aku bertanya . .
tentang rinduku yang dahulu . .
padamu, begitu . . .

ingatkah dulu katamu,
“jangan sampai kau membenciku seperti kau membenci musuh besarmu.. “
ingatkah ?
ingatkah dulu kau begitu ?

lalu ingatkah kau pada kataku,
“berfikirlah seakan-akan kau menjadi orang yang kau bicarakan, maka kau akan tahu..”
ingatkah ?
ingatkah kau, dulu aku begitu ?

sudahkah berfikir ?
jika semua kembali pada masa lalu,
maka kita tidak akan pernah menjadi dewasa

sudahkah berfikir ?
kalau semua berada pada kebenaran yang sama
maka kita tidak akan pernah menjadi manusia

sudahkah berfikir ?
adalah mereka (setan) yang sedang menari dalam aliran darah kita
maka kemudian kitalah yang harus melawan

lalu,
“mencari cerita lain ? agar orang lain menyangka lain ?
ayolah, berhenti mencari-cari pembenaran !”

jadi,
sudahkah kita berdua berfikir ?

Kamis, 14 Maret 2013

Sajak Rindu


Sajak Rindu

Ini tentang kerinduan
Bagaimana dia meracau lembut melalui sajak-sajak sendu
Lewat coretan-coretan lirik yang tak pernah menjadi lagu

Ini semua tentang kerinduan
Ku lihat betapapun kuat dia menahannya
Tetap meledak keluar dan semua orang mengetahuinya

Ini tentang seseorang yang tak kunjung bisa dia temui
Ini tentang dia yang meminta maaf, merayu, mendayu-dayu tak berhenti
Ini tentang dia yang merindu setengah mati