Selasa, 03 Juli 2012

Islam dan Gender !

APAKAH ISLAM ADALAH AGAMA YANG RAMAH GENDER ATAU SEBALIKNYA ?

Jawabannya adalah iya.
Agama Islam menempatkan laki-laki dan perempuan dalam posisi sejajar. Islam datang mendobrak budaya dan tradisi patriarki bangsa Arab, bahkan dapat dikatakan dengan cara yang revolusioner. Tradisi Arab ketika itu secara umum menempatkan perempuan hampir sama dengan hamba sahaya dan harta benda. Mereka biasanya mengubur hidup-hidup bayi perempuan, tidak memberi hak waris kepada perempuan, poligami dengan belasan istri, dan membatasi hak-hak perempuan baik dalam wilayah publik maupun domestik. Islam datang dengan mengencam penguburan bayi-bayi perempuan, membatasi poligami, memberikan hak waris dan hak-hak lainnya kepada perempuan sesuai dengan fungsi dan peran sosial perempuan ketika itu.
Agama Islam sangat menekankan persamaan derajat. Persamaan derajad yang diajarkan Islam tidaklah pragmatis sesuatu yang baik untuk kepentingan sesaat tetapi universal sesuatu yang baik atas pertimbangan jangka panjang dan menyeluruh. Karena itu, misi Islam adalah menjadi agama yang rahmat bagi sekalian alam. Dengan lain perkataan, meski laki-laki dan perempuan memang memiliki perbedaan terutama dari anatomi tubuhnya, tetapi keduanya harus mendukung dan melengkapi.
Persamaan derajad ini bermakna bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama berpeluang untuk mencapai derajat kemuliaan. Ketinggian derajat takwa tidak dapat diperoleh melalui prestasi pendahulu, tetapi semata-mata usaha diri sendiri. Untuk itu, Allah menganugrahkan kepada mereka sejumlah potensi baik internal maupun eksternal agar digunakan sebaik mungkin. Perbedaan biologis hanyalah sekedar variasi sarana guna menuju kepada manusia paripurna,. Dengan demikian perbedaan otonomi tubuh jangan dijadikan legimitasi untuk melakukan diskriminasi dengan membentuk persepsi budaya yang merendahkan perempuan dan menempatkan laki-laki pada posisi yang unggul. 
Dengan demikian semangat dan pesan universal yang dibawa Islam pada dasarnya adalah persamaan antara laki-laki dan perempuaan serta berusaha menegakkan keadilan gender dalam masyarakat.


0 komentar:

Posting Komentar